Lebih lanjut, Gerry juga menyarankan agar penumpang bisa membawa tas yang lebih kecil sehingga dapat memudahkan evakuasi apabila mendadak terjadi peristiwa tak terduga dalam pesawat.
"Daripada bawa tas besar kalau harus evakuasi, bawa lah tas kecil (cukup diisi dokumen, obat, dan HP, sisanya, tinggal aja) agar bisa diikat ke badan atau pinggang, sehingga tidak mengganggu proses evakuasi," ucap Gerry.
"Bawa tas besar akan menghambat evakuasi dari bisa mengakibatkan korban jiwa karena evakuasi tidak bisa dilakukan dengan cepat," imbuhnya.
Gerry juga mempertanyakan soal penaganan evakuasi penumpang Air Busan yang terbakar karena adanya overheat sehingga menyebabkan ledakan dan kebakaran pesawat.
Ia menekankan pentingnya penanganan darurat yang dilakukan penumpang dan kru pesawat untuk mencegah kerusakan pada pesawat dan mengurangi resiko bahaya terhadap nyawa penumpang.
"Sebagian besar insiden terkait baterai penumpang tidak terjadi karena kecepatan penanganan keadaan darurat, mencegah kerusakan pada pesawat dan membahayakan nyawa," lanjut Gerry.
Terakhir, Gerry juga memberikan saran untuk menghindari kejadian serupa agar peristiwa ledakan powerbank atau baterai lithium dalam laptop tetap aman dibawa saat dibawa bepergian menggunakan pesawat.
"Penanganannya gimana? Sekarang udah banyak kok, thermal containment bag yang bisa dibawa di cabin pesawat untuk menangani hal seperti ini," saran Gerry.
"Masukin (laptop) ke kantong ini, ya, lebih cepat lebih bagus untuk pencegahan. Jangan sampai udah overheat ngebakar barang-barang di sekitar baru menyesal," imbuhnya.
"Hal yang simple untuk kita lakukan demi keselamatan kita bersama selagi terbang, jadi jaga barang-barang anda tetap aman selama bepergian," pungkas Gerry.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini