SketsaNusantara.id - Awal tahun ini publik dibuat heboh dengan kabar adanya pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di Tangerang Banten.
Pagar laut tersebut terbuat dari bambu yang ditata sedemikian rupa kemudian ditancapkan ke dasar laut.
Kabar berhembus jika Pagar itu dibangun sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Terbaru Jokowi juga disebut-sebuat sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas terbitnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan SHMnya.
Mendapati namanya ikut terseret dalam polemik yang kini semakin membesar, Presiden ke-7 RI itu akhirnya buka suara.
Seperti biasa dengan gaya santainya, Jokowi merespon kasus ini dengan tawa renyah.
Ayah dari Gibran Rakabuming Raka ini berucap jika hal paling penting dalam kasus ini adalah proses dan prosedur yang telah dilalui.
"Yang paling penting itu proses legalnya, prosedur legalnya dilalui atau tidak, betul atau gak betul," ucap Jokowi diawali tengah tawa renyahnya dikutip SketsaNusantara.id dari akun TikTok 2@ara.ari98 pada Sabtu (25/1/2025).
"Itu kan proses dari kelurahan, proses ke kecamatan, proses di kantor BPN Kabupaten kalau untuk SHM nya," lanjutnya.
"Kalau untuk SHBnya juga di kementerian, dicek aja, apakah prosedur dan proses legalnya dilalui dengan baik dan tidak," tegas Jokowi.
"Dan itu juga tidak hanya di Tangerang, di Bekasi, tapi juga ada di Jawa Timur, dan di tempat lain, saya kira yang paling penting cek investigasi itu," pungkasnya.