SketsaNusantara.id - Di tengah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan Prabowo-Gibran, sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Surabaya, Jawa Timur membuat gebrakan baru dengan menerapkan program tidur siang.
Program ini diterapkan SMP Negeri 39 Surabaya yang mulai menerapkan jam tidur siang di sekolah selama jam istirahat berlangsung.
Uji coba program Tidur Siang ini dilakukan mulai hari Rabu, 15 Januari 2025 lalu yang mendapat dukungan serta respon positif dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.
Dalam unggahan akun Instagram @smpn39sbyofficial, tampak seluruh siswa dalam satu kelas diperbolehkan membawa bantal atau boneka kesayangan mereka.
Selama jam tidur siang, pelajar laki-laki dipisah dengan perempuan dan rencananya program ini akan dilaksanakan rutin setiap hari Rabu.
Dalam postingannya, pihak SMPN 39 Surabaya menjelaskan pentingnya program tidur siang yang bisa membantu meningkatkan konsentrasi belajar siswa-siswi di sekolah.
"Mengapa tidur siang itu penting? Tidur siang memiliki banyak manfaat antara lain membuat otak jadi fokus belajar, " tulis SMPN 39 dalam postingan Instagramnya yang terhubung dengan akun @dispendiksby dikutip SketsaNusantara.id pada hari Kamis, 23 Januari 2025.
"Oleh karena itu kegiatan tidur siang bersama menjadi salah satu program unggulan di SMPN 39 Surabaya," imbuhnya.
Disebutkan pula durasi ideal tidur siang antara 10-60 menit dan waktu terbaik dilakukan antara pukul 13.00 hingga tidak lebih dari pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Ivan Gunawan Lakukan Ini ketika Dirinya Melaksanakan Ibadah Umrah, Mengirim Makanan ke Tempat…
Adapun beberapa manfaat yang didapatkan dari tidur siang yakni membuat tubuh tumbuh kuat, memperbaiki sel-sel yang rusak, mengoptimalkan daya ingat, dan menjaga daya tahan tubuh.
"Tidurlah Nak, Istirahatkan Tubuh dan pikiranmu. Tidur Berkualitas, Anak Tumbuh Cerdas.." pungkas SMPN 39 dalam postingannya yang sudah ditonton lebih dari 80 ribu kali di Instagram.