Proses penilaian didasarkan pada lima indikator utama, yakni Pencapaian Program, Tata Kelola Anggaran, Kesesuaian Kebijakan dengan Kebutuhan Publik, Kualitas Kepemimpinan dan Koordinasi, serta Komunikasi Kebijakan.
Para jurnalis dipilih dari berbagai bidang mulai dari ekonomi, sosial dan politik, hukum dan HAM, serta energi dan lingkungan, yang menjadi panelis karena dianggap memiliki akses langsung untuk mengamati kinerja para menteri secara rutin.
Sementara itu, ada pula daftar menteri dengan kinerja terburuk menurut survey CELIOS dengan posisi pertama jatuh pada Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai.
Baca Juga: Banjir dan Tanah Longsor di Batang, Rumah dan Sekolah Roboh hingga Warga Mengungsi
Budi Arie Setiadi selaku Menteri Koperasi berada di urutan kedua sebagai menteri dengan kinerja terburuk, diikuti oleh Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Survei ini tidak hanya menjadi refleksi atas kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.
Dengan hasil penilaian menurut survey dari para jurnalis ini, diharapkan para menteri dan pejabat negara di pemerintahan Prabowo-Gibran bisa terus berbenah dan meningkatkan capaian terbaik mereka demi mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini