news

Detik-Detik Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Tinggalkan Kantor Saat Ramai Didemo Para Pegawai, Diteriaki 'Koruptor' hingga 'Pengecut'

Senin, 20 Januari 2025 | 15:30 WIB
Potret Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang ramai diteriaki koruptor saat meninggalkan kantor di tengah demo pegawai kementerian (Instagram/kemdiktisaintek.ri)

"Turut berduka cita atas matinya nurani dan welas asih menteri kami, #LAWAN! #MenteriDzalim," begitulah yang tertulis dalam salah satu karangan bunga.

Baca Juga: Siapa Istri Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro? Disebut Cemburuan hingga Bikin Pak Menteri Pecat Pegawainya

"Kami tidak diam saat hak diinjak! Berdiri bersama hari ini untuk Dikti lebih Baik #LAWAN! #MenteriDzalim," tulis salah satu karangan bunga lainnya.

"Berlaku bijak pada karyawan sebelum mencitrakan bijak di keramaian. Bercita-cita menegakkan budaya kerja egaliter pada Perguruan Tinggi tapi tak pernah dimulai dari diri sendiri!" tulis karangan bunga lainnya.

Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan karena tindakan Mendiktisaintek Satryo yang dinilai semena-mena terhadap pegawai karena kerap bersika arogan sejak dilantik Presiden Prabowo bulan Desember 2024 lalu.

Baca Juga: Detik-Detik Satryo Soemantri Disoraki ‘Turun’ sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Netizen: ASN Kemendikti Keren

Unjuk rasa ini dipicu dari pemecatan salah satu ASN (Aparatur Sipil Negara) yakni Neni Herlina yang diberhentikan sevara sepihak oleh Mendiktisaintek.

Diketahui Neni Herlina bertugas melayani keperluan rumah tangga kementerian, namun terjadi kesalahapaman sehingga menimbulkan fitnah.

Bukannya mendapat peringatan, Mendiktisaintek lantas memecat secara sepihak dan tidak sesuai prosedur. Tindakan tidak adil ini terjadi bukan yang pertama kalinya sehingga pegawai kompak melakukan aksi untuk menunjukkan bahwa Menteri yang dilantik Presiden telah bertindak sewenang-wenang.

Baca Juga: Detik-Detik Satryo Soemantri Disoraki ‘Turun’ sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Netizen: ASN Kemendikti Keren

"Kalau pegawai melakukan kesalahan, selalu ada prosedur dan bisa ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin, tapi ini tidak dilakukan sama sekali, bahkan diusir dan diberhentikan langsung diminta angkat kaki," ujar Suwito, selaku Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek pada hari Senin, 20 Januari 2025.

"Melalui aksi ini kami ingin menunjukkan kepada Bapak Presiden bahwa perlakuan menteri sebenarnya seperti ini," tandasnya.

"Kalau sudah (arogan) seperti ini, apakah mau dilanjutkan? tentu tidak. Seorang pejabat itu seharusnya harus jadi contoh, apalagi di kementerian pendidikan tinggi seperti ini," pungkas Suwitno.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini