SketsaNusantara.id - Nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Kabinet Merah Putih, Satryo Soemantri Brodjonegoro tiba-tiba jadi perbincangan publik.
Ia dituding melakukan tindak kekerasan serta penyalahgunaan kekuasaan oleh sejumlah pegawai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).
Dalam demonstrasi yang dilakukan Paguyuban Pegawai Dikit di Gedung Kemdiktisaintek, Satryo dituding menampar hingga memecat pegawainya.
Satryo Soemantri Brodjonegoro bukanlah nama baru dalam dunia pendidikan Indonesia,
Sebelum menjabat sebagai Mendiktisaintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro telah lama terjun sebagai akademisi dan berkiprah di dunia pendidikan Indonesia.
Dikutip dari situs Knowledge Sector Initative Kementrian PPN/Bappenas, Satryo adalah Ketua sekaligus Anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa di Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting dalam instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam masalah pendidikan.
Kiprahnya dalam dunia akademik merupakan ‘warisan’ keluarga, di mana sang ayah, Sumatri Brodjonegoro adalah mantan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral dan pada masa pemerintahan Presiden Soeharto sekaligus Rektor Universitas Indonesia (UI).
Pendidikan
Pria kelahiran Delft, Belanda pada 5 Januari 1956 ini merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB).