SketsaNusantara.id - Baru tiga bulan menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro sudah didemo para pegawainya.
Spanduk hitam bertuliskan “Pak Presiden, Selamatkan Kami dari Menteri Pemarah, Suka Main Tampar, dan Main Pecat” terpasang di depan kantor Kemendikti Saintek pada Senin, 20 Januari 2025.
Selain spanduk, karangan bunga pun menghiasi kantor Kemendikti Saintek yang berada di kawasan Senayan, Jakarta itu.
Baca Juga: Bikin Gemes! Billy Syahputra Diberi Kado dari Vika Kolesnaya ketika Berulang Tahun ke-34, Isinya…
Namun, karangan bunga itu bertuliskan kata-kata satir yang ditujukkan pada Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Di antaranya yakni “Kami Tidak Diam Saat Hak Diinjak”, “Turut Berduka Cita Atas Matinya Nurani dan Welas Asih Menteri Kami”, “Berlaku Bijak Pada Karyawan Sebelum Mencitrakan Bijak di Keramaian”, “Semoga Bahagia Di Atas Derita Pegawai Sendiri”.
Di bawah karangan bunga tersebut dilengkapi dengan tulisan #Lawan! #MenteriDzalim dan #PaguyubanPegawaiDikti.
Selain itu, dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @cjournalist_ID, Satryo yang menjadi sasaran amarah para pegawainya pun tampak kabur mengetahui aksi demo pegawainya di Kantor Kemendikti Saintek.
Mengenakan kemeja putih dengan celana hitam, Satryo tampak tak acuh dan kabur dari Kantor Kemendikti Saintek menaiki mobil RI 25.
Berbagai spekulasi hingga rumor pun mencuat yang menjadi latar belakang di balik aksi demo para pegawai Kemendikti Saintek.
Mulai dari aksi main pecat, suka menampar, hingga larangan pegawai wanita di ring 1, lantaran sang istri yang cemburuan.
“Mendiktisaintek, Satryo B. Kabarnya tampar supirnya lalu main mutasi pegawai. Nggak ada pegawai wanita di ring 1-nya soalnya istrinya cemburuan,” tulis akun X @dumxxx58.