"Jangan cuma bicara libur dan enggak libur, libur lalu tidak melakukan apa-apa akan jadi persoalan," tambahnya.
Baca Juga: BRI Kukuhkan Posisi Terdepan di Sustainable Finance dengan Obligasi Hijau
Untuk itu menurutnya ia setuju pada agenda libur sebulan ini, asal harus ada konstruksi yang jelas terhadap kegiatan anak-anak, bukan hanya yang muslim namun juga bagi yang non muslim.
"Non muslim juga diliburkan lalu disuruh apa ? ini juga harus dibahas," tegasnya.
Sementara ini wacana libur sebulan saat Ramadhan ini masih terus diperdebatkan sehingga pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspek sebelum nanti mengambil keputusan final.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini