SketsaNusantara.id- Stikom Bandung menarik ijazah mahasiswa yang sudah lulus sebanyak 233 orang.
Mereka adalah mahasiswa yang sudah lulus antara tahun 2018 sampai dengan 2023. Tentu bukan tanpa alasan.
Kabar lulusan Stikom Bandung yang ijazahnya ditarik tersebut juga diunggah oleh Instagram @lambe_turah pada 17 Januari 2025.
Ketua Stikom bandung, Dedy Djamaluddin Malik mengungkap bahwa ini merupakan langkah drastis dengan menjelaskan proses audit oleh Tim EKA.
Mereka menemukan kejanggalan dari ketidaksesuaian data di PD Dikti dengan nilai tes plagiasi yang lebih dari 40%.
Salah satu temuan pentingnya bahwa Stikom Bandung belum menjalankan uji plagiasi melalui sistem turnitin. Padahal kampus tersebut memiliki ketentuan batas plagiasi maksimal 40%.
Baca Juga: Lagi-Lagi Mahasiswa Tewas di Kampus, Diduga Jatuh dari Lantai 2 yang Tak Tersorot CCTV, Bundir?
Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan atau SK tanggal 17 Desember 2024. Yakni sebagai respon terhadap desakan Tim Evaluasi Kinerja Akademik atau Tim EKA dari Kemendikti Saintek.
Lebih lanjut, bagaimana cara agar mahasiswa terhindar dari plagiasi yang kerap menjadi kendala dalam proses pengerjaan tugas akhir?
1. Sertakan Sitasi
Penting bagi mereka untuk menggunakan sumber rujukan untuk memperkuat karya ilmiah yang dikerjakan.
Namun mereka juga harus memodifikasi tulisan atau yang dikenal dengan parafrase agar terhindari dari plagiasi.