Minggu, 19 Juli 2026

Stikom Bandung Tarik Kembali 233 Ijazah Mahasiswa yang Sudah Lulus! Cek, 5 Tips Jitu untuk Menghindari Plagiasi

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 17 Januari 2025 | 17:30 WIB
Stikom Bandung menarik kembali ijazah para mahasiswa yang sudah lulus kuliah buntut plagiasi. Intip di sini, tips agar terhindar dari plagiasi. (Freepik / freepik)
Stikom Bandung menarik kembali ijazah para mahasiswa yang sudah lulus kuliah buntut plagiasi. Intip di sini, tips agar terhindar dari plagiasi. (Freepik / freepik)

SketsaNusantara.id- Stikom Bandung menarik ijazah mahasiswa yang sudah lulus sebanyak 233 orang.

Mereka adalah mahasiswa yang sudah lulus antara tahun 2018 sampai dengan 2023. Tentu bukan tanpa alasan.

Kabar lulusan Stikom Bandung yang ijazahnya ditarik tersebut juga diunggah oleh Instagram @lambe_turah pada 17 Januari 2025.

Baca Juga: Kesan Pertama Suami Maia Estianty Perdana Dengar dan Coba Seblak, Irwan Mussry Ungkap Kuliner Khas Bandung Itu Punya Aset?

Ketua Stikom bandung, Dedy Djamaluddin Malik mengungkap bahwa ini merupakan langkah drastis dengan menjelaskan proses audit oleh Tim EKA.

Mereka menemukan kejanggalan dari ketidaksesuaian data di PD Dikti dengan nilai tes plagiasi yang lebih dari 40%.

Salah satu temuan pentingnya bahwa Stikom Bandung belum menjalankan uji plagiasi melalui sistem turnitin. Padahal kampus tersebut memiliki ketentuan batas plagiasi maksimal 40%.

Baca Juga: Lagi-Lagi Mahasiswa Tewas di Kampus, Diduga Jatuh dari Lantai 2 yang Tak Tersorot CCTV, Bundir?

Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan atau SK tanggal 17 Desember 2024. Yakni sebagai respon terhadap desakan Tim Evaluasi Kinerja Akademik atau Tim EKA dari Kemendikti Saintek.

Lebih lanjut, bagaimana cara agar mahasiswa terhindar dari plagiasi yang kerap menjadi kendala dalam proses pengerjaan tugas akhir? 

1. Sertakan Sitasi

Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Kasus Mahasiswa Unej Diduga Bundir dari Lantai 8: Hasil Forensik hingga Ditemukan Barang Pribadi Ini

Penting bagi mereka untuk menggunakan sumber rujukan untuk memperkuat karya ilmiah yang dikerjakan.

Namun mereka juga harus memodifikasi tulisan atau yang dikenal dengan parafrase agar terhindari dari plagiasi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X