SketsaNusantara.id - Kasus pembunuhan aktor Sandy Permana, pemeran Arya dalam serial legendaris "Mak Lampir", masih jadi sorotan dan ramai jadi perbincangan hangat publik.
Sandy meninggal dunia setelah ditikam oleh tetangganya sendiri, Nanang Irawan alias Nanang Gimbal (47 tahun), di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari Minggu, 12 Januari 2025.
Setelah penangkapan Nanang 'Gimbal', kronologi hingga motif pelaku pembunuhan Sandy Permana pun terungkap.
Baca Juga: Fakta Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Diungkap sang Istri: Mungkin dari Situ...
Dalam konferensi pers yang digelar di Polda Metro Jaya pada hari Kamis, 16 Januari 2025, diketahui pelaku memang tengah menyimpan dendam sejak lama pada korban.
Menurut keterangan dari Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, insiden penikaman ini bermula ketika Nanang sedang memperbaiki sepeda motor di depan rumahnya di kawasan Cibarusah Jaya, Bekasi.
Pada saat yang sama, Sandy Permana melintas dengan sepeda motor listriknya. Ketegangan memuncak ketika Sandy diduga meludah dan menatap Nanang dengan tatapan sinis.
"Berdasarkan pengakuan pelaku, korban tiba-tiba meludah dengan tatapan sinis saat melintas dengan motor listrik. Hal ini memicu emosi Nanang yang langsung mengambil pisau dari kandang ayam dari samping rumahnya," ungkap Kombes Wira dalam jumpa pers yang ditayangkan di kanal YouTube Kompas TV.
"Motif dari kasus penikaman ini karena pelaku atau tersangka ini merasa sakit hati dan merasa tersinggung setelah direndahkan karena diludahi korban," imbuhnya.
Kombes Wira menjelaskan detik-detik penikaman yang dilakukan Nanang. Kala itu, tersangka dalam posisi mengejar Sandy yang masih berada di atas motor dan Nanang menusuk bagian perut kiri korban sebanyak dua kali untuk meluapkan kekesalannya.
"Korban (Sandy) kemudian menghentikan motornya lalu mencoba melawan dengan menangkis serangan, namun upaya itu tidak cukup menghentikan tersanga dan Nanang kembali menusuk korban ke arah pelipis, kepala, dada, dan leher," ucap Wira.
"Pada saat korban ingin melarikan diri menggunakan motornya, tersangka terus mengejar dan menikam punggung korban dengan sebilah pisau," jelasnya.