4. Israel harus membuka perbatasan Rafah dengan Mesir setelah 7 hari sejak dimulainya tahap pertama di awal masa gencatan senjata.
5. Pasukan tentara Israel harus mulai menarik diri dari perbatasan Gaza dengan Mesir (yang dikenal sebagai Koridor Philadelphia) dan menarik diri sepenuhnya dari lokasi tersebut pada tahap selanjutnya.
6. Israel mengizinkan orang-orang terluka di Gaza untuk bepergian sehingga warga Palestina bisa menerima perawatan medis yang ikut terdampak akibat konflik berkepanjangan.
Sebagai tambahan, gencatan senjata berlangsung dalam tahap dan menjadi langkah awal penarikan total tentara Israel untuk menghentikan serangan ke Gaza.
Hal ini menjadi awal yang baik dan akan terus diupayakan Qatar dan Mesir serta beberapa negara lain sebagai mediator hingga mencapai kesepakatan gencatan senjata permanen.
Gencatan senjata ini juga menjadi kesempatan seiring dengan dilakukannya rencana rekonstruksi oleh otoritas Palestina yang berada di bawah pengawasan internasional.
PBB menyambut baik gencatan senjata ini untuk bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan ke korban yang terdampak akibat konflik berkepanjangan di Gaza.
Setidaknya ada lebih dari 46 ribu warga Palestina meninggal dunia sejak serangan yang dilakukan Israel sejak Oktober 2023 lalu dengan 18 ribu jiwa di antaranya adalah anak-anak.
Kini, diperkirakan ada lebih dari 6 juta orang yang bertahan di tenda-tenda pengungsian di Palestina menjadikannya jumlah pengungsi terbesar yang jadi perhatian PBB dan dunia internasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!