SketsaNusantara.id - Belakangan ini, Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik.
Meskipun telah lengser dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia, aktivitasnya tetap menarik perhatian.
Salah satu yang mengundang kontroversi adalah kunjungan Jokowi ke Banjarnegara, Jawa Tengah.
Baca Juga: Bobby Nasution Tegas Larang Kahiyang Masuk Politik, Warganet Ungkit Jejak Politik Keluarga Jokowi
Tak tanggung-tanggung, kegiatan ini disebut melibatkan hampir 200 personel polisi untuk pengamanan.
Rocky Gerung, seorang pengamat politik yang dikenal kritis, memberikan pandangannya.
Menurut Rocky, aktivitas ini tidak hanya aneh tetapi juga merusak sistem.
Ia bahkan menyebut tindakan semacam ini sebagai bentuk korupsi dalam pengertian yang lebih luas.
"Dia bahkan udah lengser masih melakukan korupsi itu, korupsi dalam pengertian merusak sistem itu," ujar Rocky, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Rocky Gerung Official yang diunggah 11 Januari 2025.
Dalam konteks tersebut, istilah "korupsi" yang digunakan Rocky bukanlah tentang penggelapan uang negara.
Istilah tersebut merujuk pada upaya merusak tatanan sistem dengan mencampuradukkan peran mantan presiden dengan pejabat aktif.
Ia menyoroti bagaimana Jokowi, meskipun telah lengser, masih terkesan ingin mempertahankan citra sebagai presiden.