Minggu, 19 Juli 2026

'Prestasi' Jokowi Usai Lengser Sebagai Presiden, Masuk Daftar Tokoh Paling Korup 2024 Versi OCCRP! Duduki Peringkat Berapa?

Photo Author
Wilda Wijayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 31 Desember 2024 | 16:30 WIB
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar tokoh paling korup versi 2024 versi OCCRP. (Instagram/jokowi)
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) masuk daftar tokoh paling korup versi 2024 versi OCCRP. (Instagram/jokowi)

SketsaNusantara.id - Joko Widodo (Jokowi) menorehkan 'prestasi' usai lengser sebagai Presiden RI ke-7.

Nama pria asal Solo itu masuk dalam daftar finalis pemimpin paling korup di dunia 2024 versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

OCCRP sendiri merupakan lembaga nonpemerintah yang fokus dengan isu korupsi dan organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia.

Baca Juga: Profil Vino G Bastian Sosok Pemeran Makmur dalam Film ‘Kang Mak from Pee Mak’ yang Tayang Hari Ini di Netflix

Daftar ini sendiri dirilis di situs resmi OCCRP, yang dikutip SketsaNusantara.id pada Selasa, 31 Desember 2024.

Jokowi yang baru-baru ini dipecat sebagai kader PDI Perjuangan, masuk dalam daftar finalis Person of the Year 2024 untuk kategori kejahatan organisasi dan korupsi atau Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption.

Selain Jokowi, ada 4 nama lainnya yang masuk dalam daftar finalis tokoh paling korup 2024 versi OCCRP.

Baca Juga: Anti Kalah dari Suaminya, Asmirandah Bandingkan Fotonya Sewaktu Kecil dengan Chloe yang Terlampau Mirip

“Kami meminta nominasi dari pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan pihak lain di jaringan global OCCRP. Finalis yang memperoleh suara terbanyak tahun ini adalah: Presiden Kenya William Ruto, Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, Pengusaha India Gautam Adani,” tulis OCCRP di situs resmi mereka.

Sementara Bashar Al Assad, Presiden Suriah keluar sebagai pemenang Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption.

Bashar Al Assad, dijelaskan memimpin produksi dan distribusi obat terlarang Captagon yang sangat adiktif di negaranya, menghasilkan miliaran dolar untuk mengoperasikan penjara dan mempertahankan pemerintahan otoriternya yang brutal.

Baca Juga: Jessica Iskandar Spill Kunci Harmonis dalam Rumah Tangga, Bongkar Perlakuan Suami: Vincent Itu Cuma Bisa...

“Selain menjadi seorang diktator seperti ayahnya, Assad menambahkan dimensi kejahatan dan korupsi yang tak terbayangkan, menghancurkan kehidupan banyak orang bahkan di luar perbatasan negaranya sendiri,” kata salah satu pendiri Daraj.com, Alia Ibrahim, yang pernah menjabat sebagai presiden.

Sebagai informasi, OCCRP sendiri setiap tahunnya sejak 2012 memilih orang-orang yang paling banyak melakukan korupsi dan kejahatan terorganisir di seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X