SketsaNusantara.id - Aktor sekaligus seniman kawakan Sujiwo Tejo ikut menyoroti soal kontroversi mobil dinas RI 36 yang ramai jadi sorotan publik.
Belakangan ini, kendaraan dinas pejabat negara itu kedapatan dikawal seorang petugas polisi yang bikin kesal warganet karena minta didahulukan jalannya meski jalanan dalam kondisi macet.
Selain itu, aksi arogan petugas patwal saat memperingatkan pengendara taksi juga menuai hujatan netizen karena dianggap semena-mena pada pengguna jalan lainnya.
Meski ada aturan bahwa pejabat negara dengan patwal bisa mendapat keutamaan untuk didahulukan perjalanannya, namun warganet mengaku kesal karena fenomena ini kerap terjadi bahkan yang malah bikin stress apalagi saat terjebak macet.
Sujiwo Tejo mengamati hal tersebut dengan memberikan sindiran menohok pada para pejabat negara dan petugas pengawal yang kerap bikin geger masyarakat.
Budayawan dan sastawan asal Jember itu bahkan memberikan surat terbuka untuk Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia RI (Kapolri).
Melalui surat terbuka yang diposting di akun Instagramnya, Sujiwo Tejo menyebut keistimewaan yang diberikan polisi untuk pejabat negara malah bikin "negara bangkrut".
"Yth. Kapolri Jend Listyo Sigit P, baca ini jika Bapak ingin penguasa ini normal mencapai 5 tahun dan tak terhenti di tengah jalan," tulis Sujiwo Tejo dikutip dari postingan akun Instagram @president_jancukers yang diunggah hari Jumat, 10 Januari 2025.
"Negara bisa bangkrut akibat rakyat ogah-ogahan produktif, mereka merasa sudah tak sebangsa dan tak senasib lagi dengan pejabat-pejabat negara," imbuhnya.
Ia mendesak Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menghentikan pemberian prioritas untuk pejabat negara selain pihak yang benar-benar dianggap penting.