SketsaNusantara.id - Pasca demonstrasi yang dilakukan masyarakat Puger atas kerusakan jalan beberapa waktu lalu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur akan segera melakukan perbaikan.
Perbaikan jalan ini dilakukan pada tahun 2025 ini, pasalnya di tahun sebelumnya memang karena keterbatasan anggaran.
"Bisa kami jelaskan bahwa bukan berarti pada tahun 2023 dan 2024 lalu ini tidak ada perbaikan, tetap ada perbaikan dengan pemeliharaan rutin dengan penambalan karena memang keterbatasan anggaran," ujar Kepala UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Jember yang menangani jalan Provisni, Aryo Yudhanto Wijokongko, saat dikonfirmasi Jumat 10 Januari 2025.
Aryo menerangkan, kerusakan jalan di ruas jalan kecamatan Rambipuji, Balung dan Puger karena adanya penutupan jembatan di wilayah Kasiyan.
"Jadi jalur Puger menuju Kasiyan dialihkan sementara karena ada pembangunan jembatan, sehingga mengarah ke Balung-Rambipuji," imbuhnya.
Kondisi tersebut membuat ruas jalan Balung-Rambipuji menjadi cepat rusak, karena jalur truk melewati wilayah tersebut semua.
Baca Juga: KPU Jember Tetapkan Muhammad Fawait-Djoko Susanto Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember Terpilih
"Umur rencana jalannya sudah habis, maka perlu pergantian konstruksi jalan baru," terangnya.
Saat ini Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, sudah mengalokasikan anggaran di tahun 2025 sebesar Rp52 miliar untuk perbaikan.
"Anggaran Rp30 miliar ini diperuntukan untuk konstruksi menerus atau perbaikan jalan, yang akan difokuskan di Kecamatan Puger dan Balung," tegasnya.
Sementara sisa anggaran tersebut, nantinya akan dialokasikan untuk perbaikan di ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.
"Sisa anggarannya kita alokasikan untuk perbaikan di ruas jalan yang parah, seperti Rambipuji, Kasiyan atau beberapa spot lainnya," ungkapnya.