Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menambahkan, persoalan jalan rusak ini harus disikapi dengan serius, sebab sudah banyak memakan korban.
"Kami mendapatkan informasi bahwa kerap kali ada korban yang diakibatkan oleh jalan berlubang tersebut," tambahnya.
Politisi NasDem ini menilai, perbaikan jalan rusak ini harus disesuaikan dengan konstruksinya dan diharuskan untuk naik kelas.
"Ini harus naik kelas status jalannya, karena ada pabrik semen dengan angkutan truknya yang hampir 40 ton dan ini sudah over kapasitas," sambungnya.
Dengan muatan yang besar ini, maka sangat cepat untuk membuat rusak jalan di sepanjang Rambupuji hingga Puger.
"Maka harusnya konstruksinya beton, atau kalau perlu ada pelebaran jalan bisa dilakukan. Intinya kami DPRD Jember mendorong agar proses pembangunan jalan ini bisa segera diselesaikan," ucapnya.
Ia menambahkan, khusus kepada PT Imasco Asiatic untuk bisa mengurangi intensitas keluar masuk truk pengangkutnya.
"Truk yang keluar masuk harusnya dikurangi dan menggunakan kendaraan sesuai dengan kapasitas jalannya," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Pajak Hotel dan Restoran Java Lotus Macet 2 Tahun, Komisi C DPRD Jember Berikan Warning: Bisa Dilakukan Penyitaan Aset
257 Ribu Warga Jember Belum Terdaftar BPJS Kesehatan, Pemkab Diminta Tanggung Jawab untuk Hadirkan Solusi Jangka Panjang
Rusak Parah! Jalan Jember-Lumajang Ditanami Pisang, Massa Desak Pemerintah Tertibkan Truk ODOL
Dinas Lingkungan Hidup Catat Potensi Sampah di Jember Mencapai 1300 Ton Lebih, Kadis: Kita Hanya Mampu Mengangkut 460 Ton, Sisanya...
Sampah di TPA Menggunung, Komisi C DPRD Jember Minta Dinas Lingkungan Hidup Lakukan Inovasi Pengolahan Sampah
Plafon Gedung Pemda Jember Ambruk, Proyek Miliaran Rupiah Jadi Sorotan