Misi mereka adalah memperkuat jurnalisme investigasi global untuk mengungkap kejahatan terorganisir dan korupsi agar masyarakat dapat meminta pertanggungjawaban kepada pihak berwenang.
Berawal dari pengungkapan kasus human trafficking atau kasus perdagangan manusia, OOCRP kemudian terbentuk dan berkomitmen untuk mengungkap kasus kejahatan terorganisir termasuk kasus korupsi yang memiliki dampak besar di dunia.
Seiring waktu, OOCRP berkembang dan menjadi salah satu organisasi pelaporan investigasi terbesar dan paling efektif di dunia. Sejak berdiri, OCCRP juga telah mencatat banyak prestasi.
Laporan-laporan dari banyak pihak telah menyebabkan lebih dari 702 pejabat dunia mengundurkan diri atau diskors, menghasilkan lebih dari 620 dakwaan, serta berbagai vonis hukuman.
Selain itu, OCCRP juga terlibat dalam peliputan penting seperti kebocoran data Panama Papers dan spyware Pegasus.
Pada tahun 2017, organisasi ini menerima Penghargaan Pulitzer atas laporan mereka tentang Panama Papers Series.
OCCRP juga dinominasikan untuk Penghargaan Nobel Perdamaian atas kontribusinya dalam mengungkap korupsi politik dan kejahatan terorganisir pada tahun 2023.
OCCRP mendapatkan dana dari berbagai organisasi dan lembaga hingga Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat. Pendanaan ini memungkinkan OCCRP untuk menjalankan misinya tanpa bergantung pada pemerintah atau perusahaan tertentu, sehingga menjaga independensi mereka.
Organisasi ini juga telah menerima berbagai penghargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa, dan NGO Advisor, yang pada 2017 menempatkan OCCRP di peringkat ke-69 dari 500 lembaga swadaya masyarakat terbaik di dunia.
Beberapa hari terakhir, OOCRP jadi sorotan di Indonesia usai memasukkan nama Jokowi jadi salah satu finalis tokoh paling korup di dunia tahun 2024.
Masuknya nama Jokowi dalam daftar finalis pemimpin paling korup versi OCCRP telah memicu berbagai reaksi di Indonesia.
Meski beberapa pihak mengkritik OCCRP, organisasi ini tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu lembaga investigasi paling kredibel di dunia.
Dengan rekam jejak yang kuat dalam mengungkap korupsi global, OCCRP terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam memberantas kejahatan terorganisir dan korupsi di dunia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!