Nah, yang jadi pertanyaan kenapa masyarakat di situ terima-terima saja? Lalu, kenapa masyarakat di negara-negara tersebut juga bahagia-bahagia saja?
"Ya jawabannya tak lain tak bukan karena fasilitas mewah yang diterima publiknya," kata Ferry.
Di negara-negara Skandinavia, masyarakatnya sudah terpenuhi semua hak-hak layanan publiknya. Di sana, mereka tak perlu khawatir dengan jaminan sosial, pendidikan, kesehatan, air, dan listrik, karena semuanya sudah ditanggung oleh negara.
Menariknya, Ferry menyinggung bahwa sebenarnya ada kesamaan antara kondisi di sana dengan Indonesia, yakni terkait fasilitas mewah.
"Nah, apakah ini memiliki kesamaan dengan Indonesia? Ternyata ada. Tak lain tak bukan fasilitas mewah," lanjut Ferry.
Namun, perbedaan tersebut terletak pada siapa yang menikmati fasilitas tersebut.
Di negara-negara Skandinavia yang memiliki pajak besar, publik menikmati fasilitas-fasilitas mewah tersebut.
Berbeda dengan Indonesia yang justru para pejabatnya yang menikmati kemewahan fasilitas.
"Tapi yang jadi pembeda adalah ketika di negara Skandinavia fasilitas mewah itu diberikan kepada publik, tapi di Indonesia fasilitas itu diberikan kepada pejabatnya," kata Ferry.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!