news

Kronologi Penemuan Balita yang Hanyut Terseret Arus di Surabaya Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia, Jenazah Dimakamkan di Pasuruan

Sabtu, 28 Desember 2024 | 09:31 WIB
Potret penemuan balita yang hanyut terbawa arus setelah main hujan di Wiyung, Surabaya akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah 4 hari pencarian. (Instagram/call112surabaya)

 

SketsaNusantara.id - Balita berusia 3,5 tahun yang dikabarkan hanyut usai terperosok ke selokan air saat main hujan di Jalan Babatan, Wiyung, Kota Surabaya akhirnya ditemukan.

Balita bernama Muhammad Rizki itu ramai jadi sorotan bahkan video detik-detik saat terperosok ke saluran got yang terekam CCTV beredar luas dan viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada saat hujan deras non-stop mengguyur Surabaya selama 5 jam pada hari Selasa, 24 Desember 2024 lalu. Sekitar pukul 15:30 Rizki diketahui hanyut dan terbawa arus saat bermain hujan dengan teman-temannya.

Baca Juga: Ramai Jadi Sorotan, Penemuan Sapi Hanyut akibat Banjir di Jember Bikin Geger Netizen Gara-Gara Warga Minta Tebusan Rp 10 Juta

Kejadian ini ditangani oleh pihak berwajib. Polsek Wiyung beserta tim SAR dari BPBD Kota Surabaya pun bergegas melalukan pencarian.

Kronologi dan detik-detik penemuan Rizki pun beredar di media sosial. Berhari-hari tim SAR melakukan pencarian mulai dari titik awal di Bubutan Gang 2 menelusuri saluran air hingga ke Kali Makmur, Wiyung, Surabaya.

"Dengan bantuan Basarnas, kita sudah mencari dari titik awal kemudian menyisiri saluran air sampai ke Jalan Wiyung Raya, sungai di sekitar sebrangan sini juga sudah disisir dengan bantuan tim gabungan menggunakan 5 perahu," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya didampingi Komandan tim Basarnas pada hari Rabu, 25 Desember 2024 dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun Instagram @bpbdsurabaya.

Baca Juga: Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Tempurejo Terendam Banjir, Ketua Baret Rescue Minta Bantuan Makanan: Ada Lansia dan Balita

Pencarian sempat dihentikan karena cuaca tak mendukung ketika Surabaya diguyur hujan seras disertai petir dan angin kencang pada hari Rabu, 25 Desember 2024.

Eko Aprianto selaku Komandan tim Basarnas juga menyebut adanya kendala saat pencarian yang terhalang karena adanya enceng gondok di sekitaran sungai.

Pencarian dilakukan hingga akhirnya balita bernama Rizki itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena tenggelam usai terbawa arus.

Baca Juga: Jennifer Coppen Banjir Ucapan Selamat Hari Ibu Usai Murka Kamari Disebut Anak Yatim, Netizen: Mamari dan Yaya...

Jenazah rizki ditemukan sekitar 3-4 kilometer dari titik awal tepatnya di aliran sungai bawah jembatan dekat SMP 34 Surabaya pada hari Jumat, 27 Desember 2024, sekitar pukul 14.05 WIB.

Halaman:

Tags

Terkini