Eko menyebut penemuan berhasil dilakukan setelah 4 hari pencarian, berawal dari laporan warga di sekitaran sungai yang berteriak menemukan jenazah di antara tanaman enceng gondok.
"Sekitar pukul 14:00 WIB korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat bracket dari alat berat mengurai enceng gondok kemudian ada warga teriak lihat jenazah balita sehingga langsung kami evakuasi," ucap Eko pada hari Jumat, 27 Desember 2024 dikutip dari video yang diunggah akun Instagram @surabayaterkini.
Dalam video amatir yang diunggah akun Instagram @bpbdsurabaya, terlihat tim basarnas mengevakuasi korban yang mengapung bersebelahan dengan tanaman enceng gondok.
Dengan sigap tim basarnas langsung bergerak menggunakan perahu karet untuk mengejar jenazah yang mengapung terbawa arus sungai dan memasukkan jenazah saat proses evakuasi berlangsung.
Orang tua asuh atau wali dari korban tak kuat menahan tangis dan sudah bersiap membawakan kain gendongan untuk membawa Rizki pulang.
Baca Juga: Banjir Genangan di Wilayah Kecamatan Kota, Tim Baret Rescue dan Bupati Terpilih Tinjau Lapangan
"Ya Allah, nak. Wis tak gawakne jarik gendongan, sampeyan wis gak onok, (sudah kubawakan kain gendongan ternyata kamu sudah tidak ada/meninggal)," kata Intani selaku ibu asuh Rizki yang ikut memantau di lokasi evakuasi sambil menangis.
Diketahui Rizki adalah anak dari tenaga kerja wanita atau TKW yang kini sedang bekerja di Malaysia. Balita berusia 3.5 tahun itu dititipkan dan diasuh Intani yang tinggal di Surabaya.
Slamet Agus Sambodo selaku Kapolsek Wiyung juga sudah mengonfirmasi jenazah yang ditemukan dalam keadaan utuh.
Jenazah yang ditemukan sudah sesuai dengan keterangan ibu asuh Rizki yang menyebut adanya kalung yang menempel di leher korban.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Walikota Surabaya, Eri Cahyadi yang ikut mengurus kepulangan jenazah dari RSUD dr. Soetomo Surabaya karena akan dimakamkan ke Pasuruan, Jawa Timur.
"Kami turut berbelasungkawa dan kami mendapat kabar ternyata ibu korban warga Pasuruan dan kerja di Malaysia, anaknya dititipkan di Surabaya," kata Eri Cahyadi pada hari Jumat, 27 Desember 2024 dalam video yang diunggah akun @surabaya.
"Kami berterima kasih pada RSUD dr. Soetomo yang mau membantu dan Pak Kapolrestabes Surabaya yang membantu menyediakan patwal untuk memulangkan jenazah ke Pasuruan.
Artikel Terkait
Jessica Wongso Bikin Akun Instagram dan Foto Profilnya Jadi Sorotan Tuai Banjir Komentar Netizen di X: New Debut Era
Tas Warna Biru untuk Korban Banjir di Jakarta Bertuliskan 'Bantuan Wapres Gibran', Tuai Sorotan, Netizen: Pencitraan!
The Power of Viral! Sunhaji Pedagang Es Teh yang Diolok-Olok Gus Miftah Banjir Bantuan, Ada Netizen yang Julid?
Tanggapi Polemik Gus Miftah, Nikita Mirzani Singgung Pedagang Es Teh yang Kini Banjir Rezeki
Sah Menjadi Suami Istri! Banjir Doa dan Dukungan, Zumi Zola dan Putri Zulkifli Hasan Bagikan Momen Mesra di Masjid Nabawi