“Kita balik mundur, Januari 2024 gua hubungi Bank BRI, ‘ada hacker di dalam’, itu gua kasih tahu dari email, WhatsApp, Instagram,” ujar Mr Bert.
Baca Juga: BRI Buka Layanan Operasional Libur Nataru, Apa yang Beda Tahun Ini?
Ia menambahkan bahwa serangan ransomware ini membuktikan kebenaran prediksinya.
Namun, setelah isu tersebut terkonfirmasi sebagai hoax, video Mr Bert mendapat kritikan tajam dari netizen. Salah satu komentar datang dari akun @panjipngst.exe, yang menyebut video tersebut justru menebar ketakutan di masyarakat.
“Koreksi kalau gw salah by teknikal, tapi konten lo orang jadi kompor dan menebar fearmongering aja. Banyak yang misconception pula,” tulis akun tersebut.
Komentar serupa juga disampaikan oleh beberapa netizen lain yang mempertanyakan kredibilitas klaim Mr Bert.
Kisruh isu ransomware ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayainya. Meski sempat membuat heboh, fakta menunjukkan bahwa BRI tetap beroperasi normal tanpa gangguan selama isu ini beredar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!