Kamis, 4 Juni 2026

Terungkap! Serangan Ransomware BRI Ternyata Hoax, Pakar dan Influencer Beradu Pendapat di Tengah Reaksi Netizen

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Desember 2024 | 20:32 WIB
Heboh Isu Serangan Siber ke BRI, Klarifikasi Pakar dan Drama Influencer Mengundang Reaksi Netizen (Dok. BRI)
Heboh Isu Serangan Siber ke BRI, Klarifikasi Pakar dan Drama Influencer Mengundang Reaksi Netizen (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Publik baru-baru ini dihebohkan dengan klaim serangan ransomware terhadap Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang akhirnya terungkap sebagai hoax.

Isu ini pertama kali mencuat melalui akun @FalconFeedsio di platform X pada 18 Desember 2024. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa BRI menjadi korban serangan kelompok ransomware bernama Bashe, namun klaim ini segera dibantah.

Akun @FalconFeedsio kemudian mengklarifikasi pada hari yang sama bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca Juga: BRI Diklaim Jadi Korban Ransomware Bashe, Pakar IT Bongkar Kejanggalan Klaim Data Peretas

Klarifikasi terkait klaim serangan ke BRI. Unggahan ini mengkonfirmasi bahwa serangan ke BRI yang dilaporkan itu adalah berita bohong,” tulis akun tersebut.

Teguh Aprianto, pakar keamanan siber sekaligus pendiri Ethical Hacker Indonesia, turut memberikan tanggapan mengenai isu ini.

Lewat akun X resminya, @secgron, Teguh mengaku telah mencurigai adanya kejanggalan sejak awal. Namun, ia memilih untuk menunggu hingga tenggat waktu tebusan yang diberikan oleh Bashe berlalu.

Baca Juga: Dukungan BRI untuk Transformasi Desa Bansari: Sukses Budidaya Melon Premium

Setelah tenggat waktu tersebut habis, Bashe merilis data yang diklaim sebagai hasil serangan mereka.

Teguh kemudian mengungkap bahwa data yang dirilis hanyalah sebuah file excel dengan 100 baris data yang identik dengan dokumen yang dapat ditemukan di platform Scribd dan PDFCoffee.

“Setelah tenggat waktunya sudah habis, akhirnya datanya dirilis oleh pelaku. Isi datanya cuma 1 file excel yang isinya cuma 100 row data yang match dengan salah satu dokumen di Scribd dan PDFCoffee,” ungkap Teguh.

Baca Juga: Beredar Video Dugaan Uang Palsu di ATM BRI Gowa, Warga Takalar Minta Maaf Setelah Klarifikasi

Ia bahkan menyebut kelompok Bashe sebagai “grup ransomware terkocak sepanjang masa.”

Di sisi lain, influencer keamanan siber, Mr Bert, justru memberikan reaksi keras saat isu ini mencuat. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya, @realmrbert, ia mengklaim telah memperingatkan BRI tentang potensi serangan sejak awal tahun 2024.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X