SketsaNusantara.id - Sulawesi Selatan kembali diramaikan dengan isu viral di media sosial.
Kali ini, seorang warga asal Kabupaten Takalar, Sultan, menjadi sorotan setelah membagikan video yang menuding adanya uang palsu yang keluar dari ATM BRI Gowa.
Video tersebut, yang awalnya dimaksudkan untuk memperingatkan masyarakat, justru berujung pada klarifikasi dan permintaan maaf dari Sultan.
Baca Juga: BRI Buka Layanan Operasional Libur Nataru, Apa yang Beda Tahun Ini?
Dilansir SketaNusantara.id dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @sosmedmakassar, terlihat Sultan merekam momen ketika seorang polisi tengah memeriksa uang yang baru saja diambil dari ATM.
“Kasus uang palsu ini benar-benar meresahkan warga Sulsel,” ucap Sultan dalam video tersebut, yang langsung menarik perhatian ribuan pengguna media sosial.
Namun, tak lama berselang, pihak berwenang melakukan pengecekan terhadap uang yang disebut-sebut palsu itu.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa uang tersebut asli, tanpa ada indikasi pemalsuan.
Menyadari kesalahannya, Sultan pun segera mengambil langkah untuk meminta maaf kepada masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya warga Gowa.
“Saya, Sultan, warga Takalar, dengan tulus meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan atas kesalahan informasi yang saya sampaikan dalam video tersebut,” ujar Sultan dalam video klarifikasinya yang diunggah pada Senin, 23 Desember 2024.
Ia juga menegaskan bahwa video tersebut tidak dimaksudkan untuk menimbulkan keresahan, meski kenyataannya telah menyebabkan kegaduhan di kalangan masyarakat.
Permintaan maaf Sultan menuai beragam respons dari netizen. Sebagian besar merasa kecewa dengan tindakan Sultan, yang dianggap kurang bertanggung jawab.