“Mau viral tapi caranya salah. Tolong jangan lagi menyebarkan sesuatu yang belum terbukti kebenarannya,” tulis seorang pengguna Instagram dengan nama @rikaaramlii.
Baca Juga: Jeruk Gerga Curup Jadi Primadona Bengkulu Berkat Dukungan Program Klaster BRI
Namun, tidak sedikit pula yang memilih untuk memaafkan.
“Manusia tempatnya salah. Yang penting sudah ada klarifikasi dan niat untuk meminta maaf,” komentar akun @kazz_99, menunjukkan sikap yang lebih bijak.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama di era digital di mana berita dapat menyebar dengan sangat cepat.
Langkah Sultan dalam meminta maaf juga patut diapresiasi sebagai upaya untuk meluruskan kesalahpahaman yang telah terjadi.
Hingga kini, unggahan terkait video tersebut masih ramai diperbincangkan, dan menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih teliti dan bertanggung jawab dalam membagikan konten di media sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Terjerat Judol dan Pinjol, Mantri BRI di Jember Gelapkan Uang Nasabah Sebesar Rp250 Juta
Natal dan Tahun Baru Makin Praktis! BRI Siapkan Triliunan Rupiah untuk Kebutuhan Masyarakat
BRI Journalism 360 2024 akan Digelar di Palembang, Hadirkan Gubenur Sumsel Terpilih Herman Deru Sebagai Keynote Speaker
BRI Hadirkan Layanan Keuangan Prima dengan 1 Juta AgenBRILink Nataru Ini
Dukung Era Digital, BRI dan Artajasa Perkenalkan Layanan Penarikan Uang Tanpa Kartu untuk Nasabah di Seluruh Indonesia