news

Viral Video Dugaan Perselingkuhan Hasto Kristiyanto dan Yola, Istri Teman Baiknya! Upaya Jatuhkan PDIP Usai Pecat Jokowi?

Sabtu, 21 Desember 2024 | 13:45 WIB
Sosok pria diduga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang dituding berselingkuh. (Kolas X/intel_imut dan Instagram/sekjenpdiperjuangan)

SketsaNusantara.id - Rumor perselingkuhan mencuat, menyeret nama Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Salah satu orang kepercayaan Megawati Soekarnoputri itu diduga berselingkuh dengan sosok wanita bernama Emiliana Indri alias Yola.

Parahnya lagi, Emiliana Indri disebut-sebut merupakan teman dari Hasto Kristiyanto sendiri, yakni Heru Dewanto.

Baca Juga: 6 Kontroversi Ibo Setiawan, Model Iklan 'Sok Ngartis' Mengaku Jadi Saudara Kristo Immanuel hingga Diduga Lakukan Pelecehan ke Selebriti Wanita

Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @intel_imut, video singkat diunggah yang di dalamnya disebut-sebut adalah Hasto bersama Yola tengah menikmati waktu bersama di sebuah kafe.

Nampak sosok pria yang disebut-sebut Hasto dan wanita bernama Yola itu kompak mengenakan busana serba hitam.

Tertulis video singkat berdurasi 42 detik itu diambil pada tanggal 22 Agustus 2024 lalu.

Baca Juga: Waduh! Yolo Ine Terang-terangan Dukung Kenaikan PPN 12 Persen, Aura Buzzernya Kuat Banget! Netizen: Si Tukang Cuci Duit

“Beredar video perselingkuhan Hasto Kristiyanto dan Emiliana Indri alias Yola. Yola diketahui istri dari Heru Dewanto, teman Hasto Kristiyanto sendiri,” tulis cuitan akun X tersebut.

Bukan hanya video, akun X tersebut juga mengunggah potret diduga Hasto dan Yola yang tengah berpelukan mesra.

Hasto yang mengenakan kemeja berwarna biru, terlihat memeluk mesra Yola yang sederhana dengan baju berwarna merah muda.

Baca Juga: Jadi Pro Kontra, Uan Kaisar Larang Lady Aurellia Dengar Lagu hingga Nonton Konser Juicy Luicy, Netizen: Lebay!

Sontak saja, dugaan perselingkuhan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dengan wanita bernama Emiliana Indri atau Yola ini memancing respons publik.

Meski belum diketahui kebenarannya, publik kadung memberi respons negatif.

Halaman:

Tags

Terkini