news

Berlebihan dalam Mengkritik? Inilah Sosok Yos Suprapto Seniman Lukisan yang Pameran dan Karyanya Terancam Dibredel

Jumat, 20 Desember 2024 | 19:00 WIB
Yos Suprato yang dikenal sebagai seniman lukisan ini ternyata pernah terlibat di masa rezim orde baru yang membuatnya sering melakukan aksi kritik lewat karyanya. (Tangkapan layar Youtube.com/@Jamianto)

SketsaNusantara.id- Kabar terbaru datang dari Galeri Nasional Indonesia (GNI) yang secara resmi telah menunda pembukaan pameran lukisan milik Yos Suprapto.

Pameran Tunggal dari Yos Suprapto ini diketahu bertajuk “Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan” yang awalnya dijadwalkan pada Kamis, 19 Desember 2024.

Penundaan itu terjadi usai kurator Suwarno Wisetrotomo memutuskan mundur lantaran tidak sepakat atas karya yang akan dipamerkan oleh Yos Suprapto.

Baca Juga: Orang Tua George Sugama Halim Menangis Minta Kasus Anaknya Damai, Linda Justru Dirujak Netizen: Kurang Jahat Apalagi?

Pameran yang awalnya berlangsung hingga 19 Januari 2025 ini harusnya memperlihatkan karya seni lukis dan instalasi dari seniman itu dengan tema kedaulatan pangan dan budaya agraris Indonesia.

Kabar terkait dibredelnya pameran lukisan ini menimbulkan banyak reaksi dari masyarakat, baik pro maupun kontra.

Hal ini terlihat dari yang dibagikan oleh akun X @okkymadasari, berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Mendorong Blue Economy, Pidato Prabowo Subianto di KTT D-8 yang Menginspirasi Kolaborasi Internasional

Lantas siapa sebenarnya sosok Yos Suprapro yang diketahui sebagai seniman lukisan ? berikut profilnya.

Yos Suprapto merupakan seniman yang menilai ide dan konsep kreatif mampu diperlihatkan secara konvensional maupun non konvensional.

Ia sering mengkritik berbagai masalah yang muncul di kehidupan masyarakat, seperti sosial, politik, hingga budaya.

Baca Juga: Jumlah Pekerja Migran Unprosedural di Indonesia Capai 4,3 Juta, Mentri P2MI Ungkap Praktik-Praktik Kotornya

Bahkan kerap kali dirinya menggambarkan sebuah adegan secara blak-blakan melalui lukisan yang dibuatnya.

Ternyata hal itu terjadi lantaran Yos sendiri pernah tergabung sebagai seorang aktivis mahasiswa di masa rezim Orde Baru.

Halaman:

Tags

Terkini