"Saya sakit hati karena pernah saya dikatain miskin sampai diperlakukan kaya babu gara-gara gak mau antar makanan ke kamarnya," imbuhnya.
"Dia juga bilang orang miskin kaya saya mana mungkin bisa ngelaporin dia katanya gue kebal hukum," ujar DA.
Ibunda George sebelumnya telah memperingatkan anaknya untuk lebih mandiri, namun anaknya malah mengamuk hingga melakukan kekerasan yang membuat karyawannya mengalami luka di kepala.
"Waktu itu pelaku sempat ditelepon ibunya karena saya gak mau antar makanan ke kamarnya, ibunya bilang 'lu punya kaki jalan sendiri lah', tapi anaknya malah ngamuk ke saya," sambung DA.
"Kalau marah sampe lempar barang kadang sampe saya terpojok. Bapaknya juga sempat menarik pelaku suruh saya cepet pulang," katanya.
"Terakhir kali dia sampai banting kursi, saya juga dilempar pake loyang sampai ada luka robek di kepala. Padahal sudah jelas, melayani pelaku bukan tugas saya karena saya hanyalah seorang kasir di toko tersebut," pungkas korban.
Sementara itu, George Sugema Halim telah diperiksa polisi setelah dilaporkan atas dugaan penganiayaan ke Poles Jakarta Timur.
Kasusnya masih dalam tahap penyelidikan dan statusnya George masih sebagai saksi menunggu pemeriksaan lebih lanjut sebelum ditetapkan sebagai tersangka.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!