"Saya melihat ada bapak-bapak di Ruko Apartement Mediterania dan terdorong hatu untuk membantunya. Bapak ini dulu berkecukupan, tetapi setelah orang tua meninggal, beliau akhirnya depresi dan jadi odgj, barangkali mau bantu bisa hubungi saya," tulis George dalam postingan yang diunggah 15 September 2021.
Tak hanya sekali, George kerap melakukan kegiatan baksos dan setiap beberapa bulan sekali membagikan bantuan makanan pada orang-orang yang membutuhkan.
Beberapa postingan George melakukan kegiatan sosial pun menarik perhatian publik yang dinilai sangat berbeda dengan kelakuan di video viral belakangan ini.
Postingan lawas anak bos toko roti itu lantas jadi bahan gunjingan netizen di media sosial.
Gaya hidup anak bos toko roti itu juga sebelumnya ramai jadi sorotan, apalagi kerap mengadakan pesta ulang tahun di hotel mewah dan cukup dekat dengan polisi hingga petinggi TNI.
Tak sedikit warganet yang mencibir hingga disebut "pencitraan", bahkan menyindir George "anak mami".
"Masa lalu vs masa sekarang beda banget ini anak mami," komentar salah satu netizen.
"Padahal dulu sering turun ikut baksos harusnya ngerti dong gimana perasaannya wong cilik cari nafkah, apa jangan-jangan cuma pencitraan," komentar netizen lainnya.
Berbeda sikap dengan yang ada di postingan medsosnya, korban inisial DA mengaku kerap menerima perlakuan tak menyenangkan dari George yang semena-mena pada orang miskin.
Menurut pengakuan korban, putra bos toko roti itu terbilang suka marah-marah jika keinginannya tak dituruti dan bahkan beberapa kali marah-marah hingga melakukan penganiayaan.
"Saya takut karena dia sering ngamuk dan sudah berkali-kali anak bos kalo marah sampe lempar barang," ungkap DA dikutip dari postingan akun X @belanjaholics pada hari Minggu, 15 Desember 2024.