news

Tolak Antar Makanan, Anak Bos Toko Roti di Jakarta Timur Aniaya Karyawati hingga Babak Belur, Korban: Saya Dikatain Babu

Minggu, 15 Desember 2024 | 07:30 WIB
Ilustrasi - Anak bos toko roti di Cakung, Jakarta Timur aniaya karyawan hingga babak belur. (freepik)

"Disitu saya tolak, karena saya sudah bikin perjanjian oleh adenya si pelaku, bahwa saya ga mau anter makanan si pelaku lagi," katanya lagi.

Baca Juga: Heboh Ammar Zoni Dikabarkan Dekat dengan Wanita Berprofesi Dokter Usai Cerai dari Irish Bella, PDKT Sebelum Kenal Zeda Salim?

Lantaran perintahnya tidak dituruti, pelaku pun menelpon ibunya agar korban mau membawakan makanan ke kamar pribadinya.

“Saya tolak lagi, karena di satu sisi saya takut, sakit hati juga karena pernah dikatain miskin dan babu, dan ini tuh di luar pekerjaan saya,” pungkasnya.

Akhirnya, setelah ditolak berkali-kali, pelaku pun langsung emosi dan melempar korban dengan patung batu, kursi, meja hingga mesin EDC.

Baca Juga: Aksi Pekerja Tambang Suapi Monyet Tanpa Kedua Tangan Tuai Empati! Salfok Komentar Netizen Bikin Ngakak: Ini Kembaran Agus?

“Disitu bapak pelaku narik saya dan suruh saya pulang, tapi tas dan HP saya masih tertinggal di dalam, pas saya mau ambil, saya disitu dilempari lagi pakai kursi berkali-kali, akhirnya saya kabur dan terpojok tidak bisa kemana-mana,” pungkasnya.

Merasa terpojok, korban yang saat itu berada di ruangan dengan banyak oven juga mesin kue, terus dilempari barang-barang hingga akhirnya kepalanya mengalami luka sobek setelah terkena lemparan loyang.

“Setelah berdarah dia kabur. Tubuh saya penuh memar dan luka sobek di kepala bagian kiri,” tuturnya.

Ternyata, peristiwa ini bukanlah kali pertama terjadi.

Baca Juga: Suami Siti Badriah Dicibir Caper ke Angela Gilsha, Inilah Sosok Krisjiana Baharudin Aktor Ternama yang Ternyata Berlatar Pendidikan Tinggi

Sebelumnya, korban pun nyaris babak belur, gara-gara pelaku mencoba melempar kursi namun meleset.

"Saya dikatain babu dan orang miskin, dia merendahkan saya dan keluarga saya," urainya.

Bukan hanya itu, pelaku bahkan mengaku kebal hukum dan menyebut korban tidak bisa melaporkannya.

"Dia juga sempet ngomong, 'orang miskin kaya lu ga bakal bisa masukin gua ke penjara'," ucap korban menirukan perkataan pelaku.

Halaman:

Tags

Terkini