SketsaNusantara.id - DT, pelaku penganiayaan Muhammad Luthfi, dokter koas dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan, kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Pelaku sendiri kini tengah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan.
"Sudah datang (DT;red) tadi diantar oleh pengacaranya, jadi saat ini diterima oleh penyidik untuk dilakukan pemeriksaan awal," kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Sunarto, dikutip SketsaNusantara.id pada Sabtu, 14 Desember 2024.
Baca Juga: Pelaku Kekerasan Santri di Prambon yang Masih Teman Sekamar Korban Akhirnya Diamankan Polres Nganjuk
Sementara itu, kuasa hukum DT, Titis Rachmawati mengatakan, kliennya saat ini mengaku ingin berdamai.
Selain itu, keluarga DT juga akan bertanggung jawab juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban, Muhammad Luthfi.
“Kita akan upayakan mediasi dan bertanggung jawab atas pembiayaan pengobatan,” ungkap Titis.
Di lain sisi, pihak kampus telah membuat tim investigasi internal, untuk menyelidiki duduk perkara kasus tersebut.
"Sebagai bentuk komitmen kami, dalam memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh warga kampus, dan telah membentuk tim investigasi internal, yang saat ini sedang bekerja, untuk mengumpulkan data-data," kata Syarif Husin, selaku Dekan Universitas Sriwijaya.
Sebagai informasi, diduga dipicu masalah pembagian jadwal piket, Muhammad Luthfi, dokter koas dari FK Unsri Palembang mengalami penganiayaan.
Baca Juga: Tak Ingin Dompet Jebol, Ikuti Tips Hemat Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2024
Akibatnya, korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palembang.
Video berdurasi 12 detik yang viral di media sosial, memperlihatkan seorang dokter koas dianiaya pria berbaju merah di sebuah kafe di Palembang, Sumatera Selatan.