Sebab menurutnya, ada oknum yang sengaja menyebarkan potongan video tersebut untuk keuntungan tertentu.
“Maka kita harus jujur sekarang, tidak cukup Gus Miftah yang diserang habis-habisan,” paparnya.
“Satu, memang niat dari awalnya, yang kedua orang-orang yang tidak pernah berpikir, kemudian ikut-ikutan marah, kamu nggak ada urusannya,” tegasnya.
Ia pun kembali menegaskan, agar pembuat, pengedit, pemberi narasi potongan video Gus Miftah memaki Sunhaji ditelusuri.
“Telusuri sampai ketemu, siapa yang memesannya, ini kalau kita mau adil kan,” tandasnya.
Sayangnya, pernyataan KH Syarif Rahmat tidak disambut hangat netizen.
Baca Juga: Nikmati Liburan Natal dan Tahun Baru di Kampung Durian, Destinasi Asri dan Seru yang Ada di Jember
“Mau nyari penyebar rekaman celoteh Miftah, bukannya memang tim medianya sendiri? Soal dipesan siapa hingga bisa ramai, bisa dipastikan semua bergerak krn panggilan nurani yg tidak tega ada seorang ayah mencari nafkah dipermalukan di depan banyak orang,” tulis akun X @zoelfxxx.
“Kemarin dari Ansor bela Miftah, sekarang kiayi blankon.besok banser, bukan nyadar malah bikin keruh, semoga ulama2 yg benar2 kiayi tdk ikutan nyemplung, ikut2an bela Miftah yg go*lokin orang lain, demi umat bisa lbh baik memilih guru ngajinya krn salah pilih guru, neraka balasannya,” tulis akun X @@3Muzaeny88005.
“Kiyai cap go*lok memang payah suka cari sensasi. Jika mau cari yang buat video, ngapain teriak² begini, panggil saja team sendiri yg membuat konten dakwah ustadz²nya. Mudah toh tdk menyalahkan orang lain, lagi pula yg ikut pengajian pasti komunitas sendiri. Jadi ya sudahlah,” tulis akun X @Boesthaxxx.
“Wkwk tolil amat, kan ada di YouTube full. Siapa yg upload kalo bukan timnya sendiri, hadehhhh,” tulis akun X @putrasambhxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI