SketsaNusantara.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru saja membuat sebuah keputusan yang bisa jadi akan menuai banyak protes.
Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa ojek online (Ojol) tidak akan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV, Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa alasan yang mungkin mendasari keputusan tersebut adalah keadilan distribusi BBM.
Pemerintahan menegaskan bahwa saat ini akan memfokuskan pendistribusian BBM bersubsidi hanya untuk kendaraan ber plat kuning.
Untuk itu pemerintah menegaskan akan segera membuat skema baru yaitu menggabungkan subsidi barang dan bantuan langsung tunai yang hanya ditujukan untuk kendaraan ber plat kuning seperti angkutan umum.
Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa tujuannya mengkhususkan subsidi untuk angkutan umum adalah memastikan tarif transportasi umum tetap stabil.
"Yang berhak menerima subsidi adalah kendaraan yang ber plat kuning, kendaraan umum, angkot supaya harganya (tarif) transportasi tak naik," ujar Bahlil Lahadalia selaku Menteri ESDM.
Sebab itulah Bahlil menghimbau supaya kendaraan barang yang saat ini menggunakan plat hitam supaya diganti ke plat kuning.
Menurutnya, BBM subsidi saat ini ditujukan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti kendaraan umum yang tidak berorientasi profit.
"Ojek online kan dipakai untuk usaha," tegas Bahlil.
"Masa iya usaha di subsidi," tambahnya.