SketsaNusantara.id - Program pemberdayaan dari PT. Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk atau BRI memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Program pemberdayaan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan UMKM dalam segala sektor.
Manfaat tersebut pun dirasakan usaha keripik kentang ‘Albaeta’ yang menerima pemberdayaan BRI di sektor pertanian.
Baca Juga: BRI Bantu Petani Mangga Bondowoso Tingkatkan Pendapatan dan Perluas Lahan dengan Inovasi Modern
Usaha milik Nafi, warga Desa Batur Kecamata Batu, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah ini berhasil meraup omzet puluhan juta usai mendapatkan pemberdayaan dari BRI.
Awalnya, hasil panen kentang yang melimpah milik petani di dataran tinggi Dieng hanya dioleh sebagai suguhan tamu semata.
Seiring berjalannya waktu, usaha keripik dari kentang jenis agria ini pun mulai berkembang hingga populer bahkan kini memiliki karyawan berjumlah 12 orang.
Menurut Nafi, awalnya mereka hanya mencoba-coba untuk membuat suguhan saat lebaran.
Kemudian banyak keluarga dan teman yang menyarankan untuk mengembangkannya sebagai usaha.
“Sejak saat itu, Albaeta mulai berkembang dan produk kami diterima baik oleh masyarakat,” ungkapnya.
Beberapa pemberdayaan yang diberikan BRI juga bukan hanya berupa layanan transaksi digital seperti BRImo dan QRIS semata.