Seorang frugalist biasanya akan menentukan prioritas penggunaan uang mereka hingga kerap dicap pelit.
Dalam studi yang dilakukan, Frugal Living merupakan kombinasi dari pengetahuan, nilai, reaksi emosional hingga kebiasaan yang membuat Frugalist hidup hemat.
Meski berat, namun gaya hidup Frugal Living memiliki sejumlah manfaat terutama dari segi finansial.
Muai dari beban utang berkurang hingga bisa pensiun dini dalam bekerja.
Frugal Living juga memungkinkan seseorang menyisihkan banyak tabungan untuk masa pensiunnya kelak.
Di media sosial X sendiri, sejumlah netizen memberikan beberapa contoh aksi Frugal Living.
Mulai dari lebih memilih membeli barang-barang kebutuhan di warung kelontong, masak sendiri dari pada beli di luar hingga memakai barang hingga benar-benar rusak, baru diganti yang baru.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!