SketsaNusantara.id - Viralnya makam hingga rumah Nia Kurnia Sari yang jadi tempat wisata dadakan tuai kritikan netizen di media sosial.
Kematian Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatera Barat memang menuai banyak simpati.
Namun kini, pasca kematiannya beberapa waktu silam, fenomena tak biasa yang disebut di luar nalar oleh netizen terjadi di makam hingga rumah Nia Kurnia Sari.
Hal ini terungkap lewat sebuah utas di media sosial X (Twitter;red) terkait fenomena di luar nalar yang terjadi di makam hingga rumah Nia Kurnia Sari.
“Fomo banget orang-orang ajgg rumah korban malah kaya dijadiin tempat wisata gini, ini kalo sampe dijadiin film juga udah ga heran sih,” tulis akun X @sanhualangc dikutip SketsaNusantara.id pada Minggu, 17 November 2024.
Utas itu juga mengungkap, bukan hanya makam hingga rumah Nia Kurnia Sari yang berubah jadi tempat wisata dadakan.
Namun, kematian Nia Kurnia Sari juga dimanfaatkan menjadi ladang cuan hingga dibuat lagu, stiker, tugu prasasti di TKP 8, dan museum.
Bahkan, kisah Nia Kurnia Sari juga disebut akan dibuat film oleh salah satu rumah produksi di Indonesia.
Belakangan diketahui, Aditya Gumay akan menjadi sutradara film yang diadaptasi dari kisah Nia Kurnia Sari.
Di lain sisi, tak sedikit publik yang menyoroti keluarga Nia Kurnia Sari. Mereka menilai khususnya ibu Nia Kurnia Sari, memanfaatkan kisah kematian sang anak yang tragis menjadi ladang cuan.
“Dari awal viral sampai orang-orang berkunjung itu aku udah ngerasa keluarga manfaatin kejadian duka ini jadi duit, diizinin bikin film sama spanduk yang isinya donasi itu no rek nya, no rek ibunya an ibu Eli,” tulis akun X @pumamoon_.