Sesi lainnya menghadirkan Tedi Bhrata, Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementrian BUMN serta DInas PPKUKM Jakarta yang membahas penerapan kearifan lokal dalam inobasi bisnis.
Selanjutnya, sesi strategi kewirausahan dipandu oleh Wamendag Dyah Roro Esti.
Ketua Umum HIPMI Jaya, M Riandy Haroen menegaskan pentingnya peran pengusaha muda sebagai agen perubahan Jakarta menuju kota global.
“Jakarta berada di titik krusial, bertransisi dari Ibu Kota menjadi kota global,” tuturnya.
Pria yang akrab disapa Ryan Haroen ini juga mengungkapkan transformasi tersebut didukung oleh potensi produktif dan kontribusi ekonomi Jakarta.
“Kami di HIPMI JAYA berkomitmen menjadi katalisator yang mendorong pengusaha muda untuk memperkuat daya saing Jakarta,” tuturnya lagi.
Di kesempatan yang sama, Ketua Steering Committee HIPMI Jaya, Mahesa Husain juga menekankan pentingnya acara Diklatda ini.
“Diklatda 2024 bukan sekedar program pelatihan melainkan sarana untuk membentuk karakter pengusaha yang berwasan global, adaptif dan berkomitmen dalam pembangunan,” ujar Mahesa Husain.
Baca Juga: BRI Dorong Ekonomi Hijau, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 Triliun
Ryan Haroen juga menambahkan pentingnya membentuk karakter pengusaha muda yang bermental juang dan tak selalu berorientasi pada keuntungan.
“Nilai ini harus terus dijaga oleh anggota HIPMI agar mereka dapat berkontribusi bagi perekonomian nasional,” tambahnya lagi.
Sementara itu Ketua Panitia Diklatda 2024, Dzaki Adinda Husna berharap para peserta dapat mengawal kepengurusan baru.