"Dengan penderitaan yang dialami rakyat Palestina, kami katakan 'Kita semua Palestina!' Tidak ada makna bagi kemerdekaan dan kebebasan kami jika Palestina tidak merdeka dan bebas," tandasnya.
"Bagi kami, ini adalah amanat konstitusi serta kewajiban agama dan kemanusiaan. Semoga Allah memuliakan syuhada Palestina dan menganugerahkan mereka negeri yang merdeka dan bebas dalam waktu dekat, Insya Allah," pungkas Anis Matta yang disambut tepuk tangan dari seluruh perwakilan negara anggota yang hadir di KTT OKI.
Video pidato Anis Matta pun seketika ramai jadi sorotan publik dan ditonton lebih dari jutaan kali di media sosial Twitter maupun Instagram.
Tak hanya fasihnya dalam menggunakan Bahasa Arab, Wamenlu Anis Matta mendapat pujian dari warganet karena dianggap telah menyadarkan Negara Arab dan negara-negara Islam lainnya agar lebih tegas terhadap Israel yang makin brutal melakukan genosida ke Gaza, Palestina.
"Terimakasih telah membangunkan para pemimpin arab pak, pernyataan paling tegas selama satu tahun lebih perang yang pernah saya dengar. KITA ADALAH PALESTINA!" komentar akun @palestinapro.
"Terharu mendengarnya, lantang dan berani menyampaikan pembelaan untuk Palestina, bahasa arabnya fasih sekali, bangga kami melihatnya. Terimakasih Pak Anis Matta mewakili kami mewakili Indonesia untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina," imbuh akun @firz_tha.
"Ikut menangis mendengar pidato pak Anis Matta yang berapi-api. Semoga perjuangan diplomasi Indonesia bisa membuahkan hasil. Nggak tega setiap lihat kami lihat video anak-anak, wanita dan lansia dibombardir di Gaza, salah mereka apa? sudah puluhan ribu korban, saatnya STOP genosida di Gaza, Free Palestine!" komentar akun @yudirachma.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!