news

Pidato dalam Bahasa Arab, Wamenlu Anis Matta Banjir Pujian Usai Sampaikan Pernyataan Tegas Indonesia untuk Akhiri Genosida Palestina di KTT OKI

Rabu, 13 November 2024 | 13:00 WIB
Potret Wamenlu Anis Matta mewakili Indonesia di KTT OKI menyampaikan pernyataan tegas mengakhiri genosida Israel di Palestina. (Instagram/anismatta_)

 

SketsaNusantara.id - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Y.M. Anis Matta hadiri Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam dan Negara Arab atau KTT OKI 2024.

KTT OKI Luar Biasa diselenggarakan pada hari Senin, 11 November 2024 di Riyadh, Arab Saudi yang dihadiri Negara Arab dan negara-negara Islam dari berbagai dunia.

Pada forum tersebut, Wamenlu Anis Matta menjadi sorotan saat menyampaikan pernyataan tegas Indonesia untuk mengakhiri genosida yang dilakukan Israel di Palestina dengan menggunakan Bahasa Arab.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan bagi Rakyat Palestina: Indonesia Pernah Digolongkan Lebih Rendah dari Anjing

"Kita semua menjadi saksi atas pembantaian dan genosida yang mengerikan terhadap warga Gaza dan terhadap anak-anak dan perempuan, seluruh rakyat Palestina jadi korban kematian nurani kemanusiaan," kata Wamenlu Anis Matta dalam pidatonya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @indonesiainriyadh pada hari Selasa, 12 November 2024.

Anis Matta juga menegaskan kembali peran KTT Luar Biasa OKI sebagai respon untuk mengatasi tantangan eksistensial termasuk yang sekarang ini terjadi di Palestina.

Baca Juga: MPR Desak Prabowo Tetap Dukung Palestina Merdeka, Teriakan Free Palestine Menggema di Gedung Nusantara

"KTT ini hadir mewakiliki dua miliar umat Muslim di dunia yang ingin membebaskan Palestina dengan segala kekuatan dan sumber daya yang kita miliki," ucapnya.

Dalam pidatonya, Anis juga menyebut Israel kini seolah sudah kebal, tak lagi bisa ditegur hanya dengan menggunakan peringatan.

Terlebih mendapat dukungan dari negara-negara super power seperti Amerika Serikat, Inggris dan beberapa negara di Eropa.

Baca Juga: Terharu, Rakyat Palestina Ikut Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Video Ucapan Selamat dari Anak-Anak Gaza Auto Bikin Nangis Netizen

Di bawah kepemimpinan Netanyahu, Israel akan tetap melakukan serangan dan apapun teguran dari PBB maupun Mahkamah Internasional (ICJ) hanyalah sebatas peringatan di atas kertas dengan dalih pembelaan terhadap aksi terorisme.

"Israel di bawah kepemimpinan Netanyahu dengan para sekutu ekstrimis sayap kanannya tidak memahami bahasa apapun kecuali bahasa kekuatan, penindasan dan kekejaman," sambung Anis.

Halaman:

Tags

Terkini