Jika kredit yang direstrukturisasi tetap tidak bisa diselamatkan, BRI akan mempercepat proses recovery.
Menurut Sunarso, langkah-langkah tersebut sudah menjadi bagian dari model bisnis BRI di segmen mikro.
Di front end, tim pemasaran mencari calon debitur yang sehat. Portofolio tersebut kemudian dipilah; yang bisa dipertahankan dalam keadaan sehat akan ditangani oleh tim mid end, sementara yang tidak sehat akan dilimpahkan ke bagian back end.
Pada back end, BRI juga menerapkan kebijakan write off atau hapus buku untuk kredit yang sudah benar-benar tidak bisa diselamatkan.
Namun, meski kredit dihapus buku, BRI tetap melakukan penagihan agar dapat menarik kembali dana yang sudah dicadangkan. Hasil penagihan ini kemudian diakui sebagai pendapatan dari recovery.
Sunarso menyatakan bahwa model bisnis ini harus dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan BRI.
Pengelolaan kredit ini telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas portofolio, terutama di segmen UMKM yang menjadi fokus utama BRI.
Di sisi lain, pendekatan ini juga menunjukkan komitmen BRI dalam mempertahankan kualitas aset, serta mengurangi risiko kredit macet secara berkelanjutan.
Dengan keberhasilan menurunkan NPL menjadi 2,90%, BRI berharap dapat terus menjaga kualitas aset.
Langkah-langkah inovatif yang diterapkan menunjukkan bahwa BRI mampu beradaptasi dengan tantangan ekonomi yang dinamis. Ke depan, BRI berencana untuk terus memperbaiki kualitas kredit melalui monitoring ketat dan peningkatan efektivitas restrukturisasi.
Sunarso optimis bahwa strategi komprehensif ini akan terus mendorong BRI menuju kondisi finansial yang lebih solid.
Penguatan di setiap tahap proses kredit, mulai dari front end hingga back end, diharapkan akan menjaga stabilitas BRI di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Dengan manajemen risiko yang baik, BRI mampu menjaga portofolio kredit mereka tetap sehat. Hal ini mencerminkan kemampuan BRI dalam merespons tantangan dan menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!