"Ini jadi kajian awal kami karena itu hanya video dan gambarnya tidak jelas, maka kami akan lakukan penelusuran dan apakah yang viral itu teman-teman di bawah internal Bawaslu atau tidak," imbuhnya.
Sanda menambahkan, belum melihat secara jelas rekaman voice secara jelas seperti apa dan aka n melakukan penelusuran satu persatu.
"Kalau kami pribadi belum melihat secara rinci voice tersebut, apakah ada hasutan atau ajakan dan memberikan dukungan ke siapa kami belum menerima, maka akan dilakukan penelusuran," tambahnya.
Sebagai informasi, ada beberapa bukti yang disampaikan pansus pilkada DPRD Jember mulai dari adanya voice, foto diduga penyelenggara sedang menunjukan bahan kampanye hingga beberapa bukti lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!