"Ini jadi kajian awal kami karena itu hanya video dan gambarnya tidak jelas, maka kami akan lakukan penelusuran dan apakah yang viral itu teman-teman di bawah internal Bawaslu atau tidak," imbuhnya.
Sanda menambahkan, belum melihat secara jelas rekaman voice secara jelas seperti apa dan aka n melakukan penelusuran satu persatu.
"Kalau kami pribadi belum melihat secara rinci voice tersebut, apakah ada hasutan atau ajakan dan memberikan dukungan ke siapa kami belum menerima, maka akan dilakukan penelusuran," tambahnya.
Sebagai informasi, ada beberapa bukti yang disampaikan pansus pilkada DPRD Jember mulai dari adanya voice, foto diduga penyelenggara sedang menunjukan bahan kampanye hingga beberapa bukti lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Rahayu Saraswati Kunjungi KH Ahmad Muzakki Syah saat ke Jember, Ada Pesan dari Presiden Prabowo
Resapan Air Tanah di Jember Menurun, Cawabup No 2 Djoko Susanto: Soroti Regulasi yang Inkonsistensi
Pelayanan Publik di Jember Rendah Se-Jatim, Cabup Jember No 2 Gus Fawait Berikan Kritikan Tajam ke Pemerintahan Hendy
Kampanye Akbar Khofifah-Emil di Jember, Ketum PP Muslimat Disambut Puluhan Ribu Pendukungnya
Khofifah-Emil Kampanye di Jember, Paslon 02 Targetkan 100 Ribu UMKM Go Digital
Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Targetkan Kemenangan di Jember 67 Persen