SketsaNusantara.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah jadi sorotan usai salah seorang dosennya dituding melakukan aksi plagiarisme.
Sri Margana, dosen di Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya UGM dituding memplagiat buku karya sejarahwan Peter Carey tentang Madiun.
Sosoknya pun sempat jadi sorotan usai Peter Carey menuliskan komentar di akun media sosial salah seorang dosen Universitas Padjajaran terkait dugaan plagiarisme yang dilakukan Sri Margana.
Lantas siapa sosok Sri Margana sebenarnya? Berikut ini profil singkatnya.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Fakultas Ilmu Budaya UGM, Sri Margana merupakan dosen di Departemen Sejarah sejak tahun 1998.
Sri Margana meraih gelar Sarjana Sastra Sejarah di UGM pada tahun 1995.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang pasca sarjana di kampus yang sama.
Tak berhenti di situ, selesai meraih gelar magister jurusan sejarah, Margana kembali mengambil program magister sejarah di Universitas Leiden, Belanda.
Lalu pada tahun 2002, ia berhasil meraih gelar Master of Philosophy (M.Phil) dari universitas terkenal di Eropa itu.
Belum puas dengan 2 gelar magisternya, Sri Margana melanjutkan pendidikannya dengan mengambil program doktoral sejarah di universitas yang sama.