news

LHKPN Abdul Qohar Disorot Usai Ketahuan Pakai Jam Tangan Mewah, Kekayaan Jaksa yang Ungkap Kasus Korupsi Tom Lembong Ternyata Sebanyak ini

Sabtu, 2 November 2024 | 21:10 WIB
Potret Abdul Qohar, Dirdik Jampidsus Kejagung yang kekayaannya ramai jadi sorotan publik usai ketahuan pakai jam tangan mewah saat konferensi pers kasus korupsi di Indonesia (X/BosPurwa)

Abdul Qohar tercatat memiliki aset tanah dan bangunan di beberapa wilayah Jawa Timur senilai Rp 4,418 miliar yang merupakan hasil sendiri.

Baca Juga: Usai Anies Baswedan, Kini Mantan Wakil Menteri Ini Juga Turut Tanggapi Tertangkapnya Tom Lembong Atas Kasus Korupsi Impor Gula

Selain itu, Abdul Qohar cuma memiliki dua transportasi berupa mobil Toyota Jeep tahun 2018 dan sepeda motor keluaran tahun 2017 dengan hasil sendiri senilai Rp 314,5 juta.

Abdul Qohar juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp 1,016 miliar. Menariknya, harta bergerak lainnya yang dimiliki Abdul hanya Rp 5 juta dan tidak memiliki surat berharga maupun kekayaan harta lainnya.

Hal tersebut tentunya menjadi perhatian publik, karena jam tangan mewah senilai Rp 1,3 miliar yang dipakai Abdul seharusnya masuk dalam kategori harta bergerak atau harta lainnya.

Baca Juga: Sakit Hati Pernah Gagal Tolak Impor Gula, Rieke Diah Pitaloka Dukung Kejagung Sikat Mafia Pangan Usai Tom Lembong Ditahan: Masa Cuma Satu Orang?

Namun, dengan besaran harta bergerak yang cuma Rp 5 juta berarti tidak dimasukkan dalam LHKPN Abdul Qohar kala itu.

"Klo dicek dari data LHKPN nya nih @KPK_RI, pejabat di @KejaksaanRI ini gak melaporkan jam tangan mewah yang dipakenya itu," tulis akun X @tokugawakenshin yang melapor ke KPK.

"Coba tolong periksa dong, masa' mau ungkap kasus korupsi tapi pejabatnya gak bersih kan lucu. Klo ikut aturan BC (bea cukai) harga jam tangan yang dipakai Abdul Qohar mencapai Rp 2 M loh," pungkasnya.

Baca Juga: Tom Lembong Jadi Tersangka Kasus Korupsi Dianggap Politisasi, Pernyataan Bahlil soal 'Curang asal Santun' Kembali Ramai Jadi Sorotan Publik

Fenomena pejabat publik yang terlihat memakai barang-barang mewah sering kali menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

Netizen mempertanyakan apakah gaya hidup mewah seperti ini sesuai dengan gaji seorang pejabat di Kejaksaan Agung.

Kekayaan pejabat publik yang terlihat menonjol juga sering kali dianggap menandakan adanya potensi ketidaksesuaian atau bahkan dugaan praktek yang kurang transparan dalam pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Refly Harun Temukan Kejanggalan Usai Kejagung Tetapkan Tersangka Korupsi Impor Gula, Tom Lembong Belum Tentu Bersalah jika Belum Ada Bukti Ini

Sementara itu, ada juga beberapa netizen yang menilai bahwa foto Abdul Qohar dengan jam tangan mewah mungkin saja tidak sepenuhnya mencerminkan gaya hidupnya sehari-hari.

Halaman:

Tags

Terkini