news

Polemik Isu PKI di Media Sosial Jelang Pilkada Jember, Pengamat Komunikasi UIN Khas: Sudah Tak Relevan

Kamis, 31 Oktober 2024 | 20:56 WIB
Minan Jauhari Dosen UIN KHAS Jember Fakultas Dahwah dan Humaniora (Dok. SketsaNusantara.id)

Dosen Ilmu Komunikasi dan Sosiologi Agama menjelaskan, paslon 01 dan 02 yang berkontestasi di Pilkada Jember memiliki background santri, maka hal yang disampaikan kepada para santri adalah hal yang wajar.

Baca Juga: Stunting di Jember Masih Tinggi, Cabup Gus Fawait Siapkan Program Bantuan Nakes dan Makanan untuk Ibu Hamil

“Jadi bukan mempermasalahkan soal PKI atau bukan, tetapi masyarakat harus cerdas untuk fokus merespon program yang dicanangkan masing-masing terutama bagi santri dan ulama. Sehingga gak perlu terprovokasi isu tidak menarik itu,” tuturnya.

Minan menyebutkan, isu soal PKI ini bisa saja terjadi di panggung politik nasional manapun dan bisa direproduksi secara terus menerus, lalu disebarkan melalui media sosial.

“Hal ini bagi saya tidak relevan soal isu PKI ini, jadi masyarakat Jember sudah cerdas dan lebih fokus pada program dari 2 pasang calon yang diberikan untuk masyarakat Jember ke depannya,” ungkapnya.

Baca Juga: Semangat Sumpah Pemuda, Gus Fawait Ajak Pemuda Jember Bangkit dan Mengajak Generasi Muda Membawa Perubahan Nyata

Ia mengajak kepada masyarakat Jember agar lebih bijak dalam bermedia sosial, terlebih lagi bisa memilah konten yang berpotensi konflik dan memecah belah masyarakat.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini