Pengelompokan yang dilakukan di bawah satu atap itu diharapkan mempercepat proses produksi.
Namun kini perusahaan yang sudah berdiri sejak lama di Indonesia telah resmi terkena pailit. Keputusan ini juga muncul di berbagai cuitan media sosial.
"Gibran kampanye di Sritex. 8 bulan kemudian Sritex pailit. Pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara," ujar Twitter @BosPurwa.
Sejak Juni lalu, PT Sritex diterpa isu bangkrut dari pernyataan Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara atau KSPN.
Pihaknya menyatakan bahwa ada 13.800 buruh tekstil di PT Sritex terkena Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!