"Apa ngga ada tempat lain buat cari kerjaan, acara tilang menilang saja cari mangsa nya para petani, aneh!! Rambu lalulintas ngga ada di sana koq," tulis @DBarkeh49017.
Netizen pun ikut geram dengan tingkah pola oknum polisi yang dianggap tidak wajar menilang bukan di jalan raya.
Hingga muncul pertanyaan dari warganet, apakah boleh seorang polisi lakukan tilang di area persawahan seperti pada video?
Apabila jalan yang tidak memiliki rambu lalu lintas dan marka alias bukan jalan raya, juga bisa dikenakan tilang bagi pengendara yang melewatinya?
Padahal nampak jelas kalau area tersebut seperti jalan kampung atau jalan desa yang dikelilingi area persawahan dan kebun warga.
"Semprot aja pake pestisida campur racun tikus, biar hama jenis ini musnah di Bumi Pertiwi," komentar @Jok***
"Perutnya gendut-gendut kebanyakan makan harta haram. Makanya anak-istrinya pada betingkah ga karuan," komentar @toddy***
"Apa ini strategi untuk mbuat petani gak betah di situ. Terus wilayahnya digadaikan ke para cukong?" komentar @NAsB***
"Kelakuan kalian itu gak ada perubahan. Coba razia abis jumatan depan mesjid, sekalian aja banyak orang yang gak pake helm gak bawa surat-surat," komentar @XIJh***
"Oknum seng ra pokro blas, petani sehari berapa sih pendapatannya di banding polisi seng nrimo gaji bulanan," komentar @Masj***
"Jadi ingat dlu mau ke kebun bantuin ortu, bawa golok parang, gergaji sama kapak, saya disangka teroris," komentar @Maha***