Setelah Indonesia merdeka, memang ada sejumlah upaya penggoyahan kemerdekaan, salah satunya peristiwa perebutan senjata tentara Jepang pada 23 September 1945.
KH Hasyim Asy’ari pun dengan tegas mengatakan bahwa rakyat Indonesia, terutama umat muslim wajib membela dan mempertahankan kemerdekan.
Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) ini bahkan mengeluarkan fatwa jihad untuk melawan para penjajah yang mencoba merebut kemerdekaan Indonesia.
KH Hasyim Asy’ari mencetuskan fatwa Resolusi Jihad tersebut pada tanggal 22 Oktober 1945.
Berdasarkan peristiwa itulah, dipilih tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!