Peringatan darurat Garuda Biru itu pernah didengungkan saat berlangsung sidang MK beberapa waktu yang lalu.
Namun setelahnya ketika terdapat skandal Romy Soekarno yang jadi anggota DPR berkat kursi yang diberikan secara cuma-cuma oleh Megawati suaranya sama sekali tak nampak.
Menurut sejumlah pihak, kursi hibah Megawati kepada keponakannya tersebut merupakan sebuah skandal karena telah mengorbankan dua nama caleg yang memiliki suara lebih besar darinya, namun saat itu Najwa Shihab memilih diam.
Saat ini saat pemerintahan Prabowo-Gibran telah resmi dilantik, ia kembali muncul setelah lama menghilang
Untuk itu Najwa Shihab kemudian dikecam sejumlah pihak bahkan disebut sebagai Sengkuniwati karena ia dianggap menjadi tokoh utama dalam aksi peringatan darurat melawan DPR.
Najwa Shihab saat ini dikecam karena dulu sebagai seorang jurnalis ia berhasil membangun pendapat publik secara signifikan dan mendapatkan dukungan dari banyak artis tanah air lainnya.
Baca Juga: Intip Spek dan Harga Stroller Bobby Kertanegara, Kucing Prabowo yang Ikut Pindah ke Istana Negara
Namun seperti yang Ade Armando katakan bahwa gambaran luhur Najwa Shihab dan kawan-kawannya lewat Garuda Biru Indonesia darurat itu luntur saat mereka memilih diam saat melihat Romy Soekarno, cucu Soekarno itu menjadi anggota DPR.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!