SketsaNusantara.id - Dyah Hayuning Pratiwi, calon bupati petahana Purbalingga tengah viral di media sosial usai video sosialisasinya tuai kontroversi.
Dalam video yang beredar, perempuan yang akrab disapa Tiwi itu sedang memberikan penjelasan soal program bantuan pemerintah.
Tiwi menjelaskan, Program Bantuan Sosial seperti PKH, BPNT merupakan program dari pemerintah.
Baca Juga: Polemik Bansos Jember Dihentikan Sementara, Wakil Ketua DPRD Dedy: Janganlah Semua Dipelintir
Namun, untuk penyalurannya, merupakan kewenangan dari pemerintah daerah atau bupati.
"Itu betul dari pemerintah (bansos) tapi ada proses mekanismenya. sekarang dapet besok gak dapet juga bisa," kata Tiwi seperti dikutip SketsaNusantara dari laman instagram @lambe_turah.
"Yang namanya bupati itu punya privileg, saya bisa nyoret yang ini, saya mau ganti orang ini nih orang saya, itu bisa, sangat bisa," lanjut Tiwi.
Baca Juga: Instagram Maya Henry Banjir Makian, Dituding Penyebab Liam Payne Eks One Direction Meninggal Dunia
Tiwi menjelaskan, penyaluran memang diusulkan dari pihak desa, tapi bisa diubah.
"Kalau misal orang itu diusulkan dari pihak desa kalau saya orang pas setuju ya bisa," terangnya.
"Iya memang bantuan dari pemerintah tapi ora ono acc bupati gak bisa turun," kata Tiwi.
Tiwi juga merespon salah seorang peserta yang mempertanyakan kenapa tak lagi menerima bantuan.
"Sekarang dapet tahun depan gak dapet itu juga bisa," jelas Tiwi.